![]()
Refleksi Kebersamaan, Keikhlasan, dan Kepedulian Lingkungan Hidup

Garut, Medialibas. Com, – 2026 β Momentum Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah menjadi titik kembali bagi umat manusia untuk merefleksikan makna kesucian, keikhlasan, serta tanggung jawab dalam menjaga keseimbangan kehidupan, termasuk terhadap lingkungan hidup yang menjadi sumber keberlangsungan generasi masa depan.
Dalam suasana penuh kebahagiaan ini, Tedi Sutardi sekeluarga menyampaikan pesan yang sarat makna, mengajak masyarakat untuk tidak hanya memperbaiki hubungan antar sesama manusia, tetapi juga memperkuat kepedulian terhadap alam.
βDi hari kemenangan ini, mari kita saling membuka pintu maaf dan merajut kembali tali silaturahmi. Kesucian hati juga harus tercermin dalam sikap kita terhadap lingkungan hidupβmenjaga hutan, air, dan tanah sebagai amanah yang tidak boleh diabaikan,β ungkapnya.
Menurutnya, Idul Fitri adalah momentum spiritual yang harus diikuti dengan kesadaran ekologis. Manusia tidak bisa hidup terpisah dari alam, sehingga merusak lingkungan sama halnya dengan merusak masa depan.
βKembali fitri berarti kembali pada keseimbangan. Bukan hanya bersih dari dosa, tetapi juga berkomitmen menjaga lingkungan hidup agar tetap lestari. Dari hal kecilβtidak membuang sampah sembarangan, menjaga sumber air, hingga mengawal kebijakan yang berpihak pada kelestarian alam,β tambahnya.
Keluarga besar Tedi Sutardi juga menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh masyarakat, seraya berharap Idul Fitri ini menjadi titik awal kebangkitan kesadaran bersama untuk menciptakan kehidupan yang harmonis antara manusia dan alam.
Idul Fitri 1447 H / 2026 menjadi pengingat bahwa keberkahan tidak hanya diukur dari hubungan antar manusia, tetapi juga dari bagaimana manusia menjaga bumi sebagai rumah bersama.
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H.
Minal Aidin wal Faizin, mohon maaf lahir dan batin. (Red)
