![]()

Garut, Medialibas. Com — Perkumpulan lingkungan LIBAS (Lingkungan Anak Bangsa) melaksanakan kegiatan silaturahmi bersama Muda Karya Desa Harumansari, Kecamatan Kadungora, pada Sabtu malam pukul 18.30 WIB bertempat di RTH Kehati Copong. Kegiatan ini menjadi ruang temu dan dialog strategis untuk memperkuat peran pemuda-pemudi dalam pelindungan lingkungan hidup. (13 Desember 2025)
Silaturahmi berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kebersamaan. Perwakilan LIBAS menyampaikan bahwa pemuda memiliki posisi yang sangat penting dan strategis dalam menjaga keberlanjutan lingkungan, khususnya di tengah meningkatnya ancaman kerusakan alam akibat alih fungsi lahan, sampah, dan rendahnya kesadaran ekologis.
Dalam pertemuan tersebut, disepakati bahwa pemuda-pemudi bukan hanya objek pembangunan, melainkan subjek utama perubahan lingkungan. Peran yang dapat dilakukan pemuda antara lain:
- Meningkatkan kesadaran lingkungan, terutama di kalangan generasi muda, melalui diskusi, kampanye, dan aksi nyata di tingkat desa.
- Mengorganisir kegiatan lingkungan, seperti penanaman pohon, pembersihan sungai, perawatan ruang terbuka hijau, serta pengelolaan sampah berbasis masyarakat.
- Mengadvokasi kebijakan lingkungan, dengan mendorong pemerintah desa dan pemangku kepentingan agar berpihak pada prinsip pembangunan berkelanjutan.
- Mengembangkan inovasi lingkungan, baik dalam bentuk teknologi sederhana, produk ramah lingkungan, maupun kreativitas lokal yang bernilai ekologis dan ekonomi.
- Mengedukasi masyarakat, agar pemahaman tentang pentingnya pelindungan lingkungan tidak berhenti pada wacana, tetapi diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Perwakilan Muda Karya Harumansari menyambut baik silaturahmi ini dan menyatakan kesiapan pemuda desa untuk bersinergi dengan LIBAS dalam berbagai program lingkungan ke depan. RTH Kehati Copong dipandang sebagai simbol ruang belajar alam dan titik awal gerakan kolektif pemuda dalam merawat bumi.
Melalui silaturahmi ini, LIBAS menegaskan komitmennya untuk terus membangun jejaring pemuda lintas desa sebagai kekuatan moral dan sosial dalam pelindungan lingkungan hidup. Dengan keterlibatan aktif pemuda-pemudi, diharapkan tercipta lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan bagi generasi masa depan. (Red)
