![]()
Oleh Perkumpulan Lingkungan Anak Bangsa (LIBAS)

Garut, Media libas. Com, _ Di zaman sekarang, teknologi sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Dari bangun tidur sampai kembali tidur, kita tidak lepas dari handphone, internet, dan media sosial. Teknologi memang memudahkan banyak hal, tapi kita juga perlu memahami dampaknya, terutama bagi lingkungan dan budaya kita. 26 April 2026
Apa yang Perlu Kita Sadari?
Teknologi sering membuat kita tidak sadar menjadi lebih konsumtif. Kita mudah tergoda membeli barang baru, mengganti gadget, atau mengikuti tren tanpa berpikir panjang. Padahal, setiap barang yang kita gunakan berasal dari alam dan akan kembali menjadi sampah jika tidak dikelola dengan baik.
Di sisi lain, budaya kita perlahan ikut berubah. Anak muda lebih sering berinteraksi di dunia digital daripada di lingkungan sekitar. Tradisi, bahasa daerah, dan kebiasaan baik seperti gotong royong mulai jarang terlihat.
Ini bukan salah teknologi, tapi cara kita menggunakannya yang perlu diarahkan.
Pesan LIBAS untuk Generasi Muda
Kami percaya, generasi muda bukan masalah—justru bagian dari solusi.
- Gunakan teknologi dengan sadar
Tidak semua hal harus diikuti. Bijaklah dalam menggunakan gadget dan media sosial. Gunakan untuk hal positif, bukan sekadar hiburan tanpa arah. - Cintai lingkungan dari hal kecil
Mulai dari diri sendiri:
Tidak sering ganti HP jika belum perlu
Buang sampah pada tempatnya
Kurangi belanja berlebihan
Hal sederhana ini punya dampak besar jika dilakukan bersama.
- Bangga dengan budaya sendiri
Teknologi bisa jadi alat untuk memperkenalkan budaya:
Membuat konten tentang tradisi lokal
Menggunakan bahasa daerah dalam keseharian
Mengangkat cerita-cerita dari kampung halaman
Budaya tidak akan hilang jika kita menjaganya.
- Aktif di lingkungan sekitar
Jangan hanya hidup di dunia digital. Ikut kegiatan sosial, kerja bakti, atau komunitas lingkungan. Di sanalah nilai kebersamaan tumbuh.
Harapan untuk Masa Depan
Kami di LIBAS yakin, masa depan Indonesia ada di tangan generasi muda yang sadar lingkungan dan berakar pada budaya. Teknologi bukan untuk dijauhi, tapi untuk dimanfaatkan dengan bijak.
Mari kita jadi generasi yang tidak hanya cerdas secara digital, tapi juga peduli terhadap bumi dan bangga dengan jati diri bangsa. (Red)
