![]()

Garut, Media libas. Com, Peringatan Hari Pohon Sedunia di Garut memasuki tahap ke-2 dengan pelaksanaan kegiatan penanaman pohon di kawasan SOR Ciatel. Aksi kolektif ini menghadirkan sinergi kuat antara DLH Kabupaten Garut, Dispora Garut, KONI Garut, serta pemerhati lingkungan dari LIBAS, yang bersama-sama mengajak masyarakat untuk bergerak menjaga bumi dan masa depan Garut.
Rangkaian kegiatan penanaman ini menjadi bukti bahwa menjaga lingkungan bukan hanya tanggung jawab satu lembaga, tetapi tugas bersama seluruh elemen, termasuk organisasi olahraga yang kini ikut turun tangan menyuarakan peduli lingkungan.( 28 November 2025)

Gerak Bersama Selamatkan Masa Depan
Garut saat ini tengah menghadapi berbagai ancaman ekologis seperti:
- Menyempitnya ruang terbuka hijau
- Banjir dan longsor yang terus mengintai
- Kualitas udara yang terdegradasi
- Ancaman krisis air bersih
Dengan memperbanyak ruang hijau melalui penanaman pohon, diharapkan fungsi ekologis dapat dipulihkan kembali demi keberlangsungan hidup masyarakat.
Perwakilan KONI Garut menyampaikan bahwa olahraga dan lingkungan memiliki keterkaitan erat:
“Olahraga butuh ruang dan udara yang sehat. Ketika alam rusak, kita semua terdampak.”

Pemuda Sebagai Garda Terdepan
Dispora dan kelompok pemuda juga terlibat aktif dalam edukasi lingkungan, di antaranya:
🌱 Pelatihan merawat pohon setelah ditanam
🌱 Kampanye pemuda hijau dan gaya hidup ramah lingkungan
🌱 Aksi bersih lingkungan di kawasan olahraga
🌱 Edukasi mitigasi bencana melalui pelestarian alam
Melalui pendampingan ini, generasi muda diharapkan tumbuh dengan karakter cinta lingkungan serta siap menjaga bumi sebagai bagian dari gaya hidup positif.
Komitmen Berkelanjutan
DLH Garut menekankan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan gerakan berkelanjutan menuju Garut hijau:
“Satu pohon yang tumbuh hari ini akan menjadi penolong kita di masa depan. Menanam adalah awal—merawat adalah kunci keberhasilannya.”
Keterlibatan KONI juga membuka ruang bahwa semua bidang, termasuk olahraga, punya peran penting dalam gerakan lingkungan.
Penutup
Hari Pohon Sedunia tahap ke-2 di SOR Ciatel menjadi simbol kebangkitan kepedulian masyarakat Garut terhadap bumi yang semakin terdesak. Dengan kebersamaan pemerintah, organisasi olahraga, lembaga sosial, dan masyarakat, tercipta harapan baru menuju Garut yang lebih sejuk, lebih bersih, dan lebih indah untuk generasi mendatang. 🌳✨
Karena pohon adalah kehidupan, dan kehidupan harus terus diperjuangkan.(red)
