![]()

Bandung Barat, Medialibas.com — Longsor besar terjadi di kawasan kaki Gunung Bulangrang, tepatnya di Kampung Pasir Kuning RT 05 RW 11, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, pada Jumat, 23 Januari 2026, sekitar pukul 08.00 WIB. Peristiwa tersebut menyebabkan puluhan rumah warga terancam, dengan sedikitnya 20 rumah dilaporkan terdampak langsung.
Longsoran tanah terjadi secara tiba-tiba pada pagi hari saat aktivitas warga mulai berlangsung. Material tanah bergerak dari lereng gunung menuju area permukiman, memicu kepanikan warga yang tinggal di sekitar lokasi kejadian. Sebagian warga langsung berupaya menyelamatkan diri dan mengamankan barang-barang penting.

Saksi mata, Indra, menyampaikan bahwa luas area yang terdampak longsor sangat besar. Berdasarkan pengamatannya di lapangan, luas longsoran diperkirakan mencapai sekitar 30 hektar, membentang dari lereng hingga mendekati kawasan permukiman di antara wilayah Pasir Cikundang dan Tarikolot.
“Longsornya besar, tanah turun dari atas dan langsung mengarah ke rumah-rumah warga. Kami khawatir akan ada longsor susulan,” ujar Indra kepada Medialibas.com.
Pasca kejadian, aparat desa bersama relawan dan unsur terkait segera melakukan penanganan awal. Warga yang berada di zona rawan dikumpulkan di Desa Pasirlangu untuk dilakukan pendataan, evakuasi sementara, serta penyaluran bantuan darurat. Beberapa keluarga memilih mengungsi demi menghindari risiko pergerakan tanah lanjutan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi terkait korban jiwa maupun korban luka-luka. Namun, ancaman longsor susulan masih membayangi, mengingat kondisi tanah di kawasan kaki Gunung Bulangrang dinilai labil, terutama apabila terjadi hujan dengan intensitas tinggi.
Tim evakuasi dan bantuan telah diterjunkan ke lokasi untuk membantu warga terdampak, melakukan pemantauan, serta memastikan area berbahaya tidak diakses oleh masyarakat.
Pihak terkait mengimbau warga untuk tetap waspada, tidak mendekati titik longsoran, dan mematuhi arahan petugas demi keselamatan bersama.
Medialibas.com akan terus memantau perkembangan di lapangan dan menyampaikan informasi terbaru seiring proses penanganan bencana berlangsung. ( red)
