![]()
Oleh: Silet – Forum Pemerhati Lingkungan Garut

Garut, Medialibas. Com – adalah sebuah anugerah alam yang tak ternilai. Gunung, hutan, sungai, dan pesona budaya yang melekat menjadikannya destinasi wisata yang terus diburu. Namun, di balik geliat ekonomi pariwisata, tersembunyi ancaman yang mengintai kelestarian alam Garut. Ketika wisata berkembang tanpa kendali, konservasi lingkungan kerap dikesampingkan. Jika tidak diatasi segera, maka keindahan yang selama ini menjadi kebanggaan justru akan hilang dari pangkuan kita. (28 November 2025).
Dampak Bahaya Wisata Tak Terkendali di Garut
- Kerusakan Lingkungan
Aktivitas wisata yang masif dan tidak terkontrol dapat merusak ekosistem. Jalur trekking yang berlebihan memicu erosi, area hijau berubah menjadi area komersial, polusi meningkat, hingga keanekaragaman hayati terancam hilang. - Eksploitasi Sumber Daya Alam
Peningkatan kunjungan wisata memperbesar kebutuhan akan air, listrik, dan ruang. Banyak kawasan konservasi berubah menjadi tempat pembangunan tanpa mempertimbangkan daya dukung lingkungan. - Gangguan Habitat Satwa Liar
Kebisingan, cahaya berlebihan, hingga keberadaan manusia yang terlalu dekat dengan habitat fauna membuat satwa kehilangan ruang hidup dan mengalami stres ekologis. - Pencemaran Lingkungan
Sampah wisatawan menjadi musuh terbesar kawasan wisata. Sungai-sungai mulai dipenuhi plastik, udara dipenuhi emisi kendaraan wisata, dan tanah tercemar oleh limbah.
Solusi: Wisata dan Konservasi Harus Saling Menguatkan
Agar wisata tidak menjadi penghancur masa depan Garut, pengelolaan yang berkelanjutan harus menjadi prioritas bersama:
- Pengelolaan Wisata Berbasis Konservasi
Pemerintah wajib menetapkan kuota pengunjung, memperketat izin usaha, serta menutup area yang sedang dipulihkan. Kawasan sensitif harus tetap terjaga. - Pendidikan Lingkungan untuk Semua
Wisatawan dan pelaku usaha harus paham bahwa kelestarian lingkungan adalah modal utama wisata itu sendiri. - Penggunaan Teknologi Hijau
Energi terbarukan, sistem pengelolaan sampah yang benar, hingga transportasi ramah lingkungan harus mulai diterapkan di destinasi wisata. - Pengawasan Ketat dan Penegakan Hukum
Pelanggaran tata ruang, perusakan hutan, pembuangan limbah, hingga pembangunan ilegal harus ditindak tegas tanpa pandang bulu. - Pelibatan Penuh Masyarakat Lokal
Mereka adalah penjaga wisata sejati. Jika mereka disejahterakan melalui wisata berkelanjutan, maka konservasi akan menjadi kesadaran yang hidup di tengah masyarakat.
Arah Baru Wisata Garut
Garut tidak boleh hanya menjadi tempat yang indah untuk dikunjungi, tetapi harus menjadi tempat yang indah untuk diwariskan. Wisata dan konservasi bukan dua kutub yang bertentangan. Jika dikelola dengan benar, keduanya dapat berjalan berdampingan, saling menguatkan, dan menghasilkan kebaikan jangka panjang bagi rakyat dan alam Garut.
Forum Pemerhati Lingkungan Garut – Silet
Mengajak seluruh pihak untuk menjaga bumi Garut sebelum terlambat. Karena alam bukan hanya untuk dinikmati, tapi juga harus dilindungi.(red)
